Selamat Datang di Blogger ini

Jumat, 08 Januari 2016

PERASAAN
            Perasaan…?, Perasaan termasuk gejala jiwa yang dimiliki oleh setiap semua orang,  Perasaan tidak termasuk gejala mengenal, walaupun demikian sering juga perasaan berhubungan dengan gejala mengenal.
 dan sekarang apakah perasaan itu…….?
            Perasaan adalah suatu keadaan kerohanian atau peristiwa kejiwaan yang kita alami dengan senang atau tidak senang dalam hubungan dengan peristiwa mengenal dan bersifat obyektif, jadi unsur-unsur perasaan itu adalah :
1. Bersifat subyektif daripada gejala mengenal
2. Bersangkut paut dengan gejala mengenal
3. Perasaan dialami sebagai rasa senang atau tidak senang, yang tingkatannya tidak sama.
Perasaan lebih erat hubungannya dengan pribadi seseorang dan berhubungan pula dengan gejala-gejala jiwa yang lain. Oleh sebab itu tanggapan perasaan seseorang terhadap sesuatu tidak sama dengan tanggapan perasaan orang lain, terhadap hal yang sama.
           dan inilah adalah sebuah contoh, ada 2 orang bersama-sama menyaksikan suatu lukisan. Seorang diantaranya menanggapi lukisan tersebut dengan rasa senang dan kagum, singkatnya bahwa dia menilai bahwa lukisan itu “bagus” seorang yang lain menanggapi lukisan tersebut dengan acuh tak acuh, tampaknya lukisan tersebut tidak menarik perhatiannya.
Dengan kata lain perkataan lain dia menilai lukisan itu “tidak bagus”. Baik penilaian bagus atau tidak bagus kesemuanya bersifat obyektif dan subyektivitas ini berhubungan erat dengan keadaan pribadi masing-masing. Karena adanya sifat subyektif pada perasaan inilah maka gejala perasaan tidak dapat disamakan dengan pengamatan, fikiran dan sebagainya.
           Pengenalan hanya berstandar pada hal-hal yang ada berdasarkan pada kenyataan , sedangkan perasaan sangat dipengaruhi oleh tafsiran sendiri dari orang yang mengalaminya. Perasaan tidak merupakan suatu gejala kejiwaan yang berdiri sendiri, tetapi bersangkut paut atau berhubungan erat dengan gejala-gejala jiwa yang lain, antara lain dengan gejala mengenal. Kadang-kadang gejala perasaan diiringi oleh peristiwa mengenal dan sebaliknya pada suatu ketika ada gejala perasaan yang menyertai peristiwa mengenal.
Gejala perasaan kita tergantung pada :
a. Keadaan jasmani
b. Pembawaan.
c. Perasaan seseorang berkembang sejak ia mengalami sesuatu.


Di buat oleh : Muhammad Luthfi
My pin bbm : 5a41a4a7
my ig : muhammadariskhiluthfi

Jumat, 09 Oktober 2015

STRUKTUR SEL BAKTERI
D
I
S
U
S
U
N
Oleh :
           Nama      : Muhammad luthfi
  Kelas       : X-B
   Pelajaran : Mikrobiologi


Description: Description: logo SMTI Banda Aceh.png

SMK-SMTI BANDA ACEH
Tahun 2015-2016 



Struktur Sel Bakteri dan Fungsinya| Ada beberapa macam bagian-bagian dari struktur sel Bakteri yang memiliki peranan dan fungsi masing-masing. Perlu teman-teman ketahui bahwa istilah bakteri itu berasal dari katabakterion. Arti dari bakterion sendiri adalah batang kecil. Secara umum, Pengertian bakteri adalah organisme uniseluler (bersel satu) dengan tidak memiliki membran inti sel (prokariotik) dan pada umumnya memiliki dinding sel namun tidak berklorofil. Bakteri sendiri ditemukan oleh Antony van Leeuwenhoek dan sekaligus penemu dari mikroskop lensa tunggal, bakteri ditemukannya pada tahun 1674, dia adalah seorang ilmuwan belanda, istilah bakteri sendiri dikenalkan oleh ilmuwan yang bernama Ehrenberg tahun 1828. 
Struktur Sel Bakteri dan Fungsinya - Sel bakteri terdiri atas beberapa bagian. Bagian-bagian bakteri adalah kapsul, dinding sel, membran plasma, mesosom, sitoplasma, ribosom, DNA, granula cadangan makanan, klorosom, vakuola gas, flagela, dan pilus (fimbria). Berikut penjelasan mengenaiBagian-bagian struktur sel bakteri dan Fungsinya.... 
Struktur Sel Bakteri dan Fungsinya
Description: Macam-Macam Bagian Struktur Sel Bakteri dan Fungsinya
"Struktur Bakteri"
1. Kapsul atau Lapisan Lendir 
Kapsul atau lapisan lendir adalah lapisan yang terluar dari bakteri yang menyelimuti dinding sel. Lapisan ini memiliki ketebalan yang bervariasi disetiap jenis-jenis bakteri. Lapisan tebal tersebutlah yang disebut dengan kapsul, dan ada juga lapisan tipis yang disebut lapisan lendir. Umumnya bakteri hidupnya parasit dan bersifat patogen (penyebab penyakit) memiliki kapsul sedangkan pada bakteri saproba (mendapatkan makanan dari sisa organisme) biasanya hanya memiliki lapisan lendir. sehingga mengapa makanan yang terkena bakteri biasanya terlihat berlendir. Kapsul atau lapisan lendir ini berupa senyawa yang kental dan lengket yang disekresikan oleh bakteri. Kapsul sendiri tersusun dari glikoprotein (senyawa campuran antara glikogen dan protein). Sedangkan pada lapisan lendir tersusun dari air dan juga polisakarikarida.
Fungsi Kapsul atau Lapisan Lendir 
  • Sebagai pelindung, 
  • Menjaga sel agar tidak kekeringan, 
  • Membantu pelekatan dengan sel bakteri lain atau pada substrak, 
  • Pada bakteri patogen, kapsul melindungi bakteri dari pengaruhi sistem kekebalan (antibodi) yang dihasilkan oleh sel tubuh inang. 
2. Dinding Sel 
            Dinding sel bakteri tersusun dari senyawa pepetidoglikan. Peptidoglikan adalah suatu polimer yang terdiri dari polipeptida pendek.Peptidoglikan memiliki ketebalan lapisan yang bervariasi dari ketebalan lapisan ini berpengaruh terhadap respons pewarnaan, yang digunakan dalam penggolongan bakteri, yaitu bakteri Gram posisitf dan bakteri Gram negatif. Dinding sel dari pada Eubacteria mengandung peptidoglikan, sedangkan pada dinding sel Archaebacteria adalah tidak mengandung peptidoglikan.
Fungsi Dinding Sel 
  • Mempertahankan bentuk dari sel
  • Memberikan sebuah perlindungan fisik, 
  • Menjaga sel agar tidak pecah dalam lingkungan yang memiliki tekanan osmotik yang lebih rendah (hipotonis)
  • Sel bakteri dapat mengalami plasmolisis jika berada pada lingkungan yang tekanan osmotik lebih tinggi (hipertonis).
  • Bakteri akan mati jika berada pada larutan yang pekat misalnya mengandung banyak garam atau banyak gula.
3. Membran Plasma 
            Membran plasma tersusun dari senyawa fosfolipid dan protein yang bersifat selektif permeabel (dapat dilewati oleh zat-zat tertentu).
Fungsi Membran PlasmA
  • Membungkus sitoplasma 
  • Mengatur pertukaran zat yang berada di dalam sel dengan zat yang ada diluar sel. 
4. Mesosom 
            Mesosom adalah organel sel yang memiliki penonjolan pada membran plasma ke arah dalam sitoplasma.
Fungsi Mesosom 
  • Menghasilkan energi
  • Membentuk dinding sel baru saat terjadi pembelahan sel 
  • Menerima DNA pada saat konjugasi
5. Sitoplasma 
            Sitoplasma bakteri adalah cairan koloid yang mengandung molekul organik seperti lemak, protein, karbohidrat, dan garam-garam mineral, enzim, DNA, Klorosom (pada bakteri fotosintetik), dan ribosom
Fungsi Sitoplasma 
  • Sebagai tempat terjadinya reaksi-reaksi metabolisme sel 
6. Ribosom 
            Ribosom adalah organel-organel kecil yang tersebar dalam sitoplasma dan berfungsi dalam sintesis protein. Ribosom tersusun dari senyawa protein dan RNA (ribonukleic acid). Jumlah ribosom di dalam suatu sel bakteri mencapai ribuan, contohnya saja Escherichia coli yang mempunyai 15.000 ribosom.
Fungsi Ribosom
  • Sebagai sintesis protein
7. DNA 
            Bakteri mempunyai dua macam DNA (deoxyribonucleic acid), yaitu DNA kromosom dan DNA nonkromosom (plasmid). DNA kromosom adalah materi genetik yang menentukan sebagian besar dari sifat-sifat metabolisme bakteri,  sedangkan pada DNA nonkromosom (plasmid) yang hanya menentukan sifat-sifat tertentu, seperti sifat patogen, sifat fertilitas (kemampuan dalam bereproduksi secara seksual), dan sifat kekebalan terhadap antibiotik tertentu. DNA kromosom pada organisme eukariotik akan berbentuk rantai ganda linier, sedangkan pada DNA kromosom prokariotik (bakteri) yang berupa rantai ganda melingkar yang terkumpul dalam suatu serat kusut yang disebut dengan region nukleoid. Jumlah DNA bakteri jauh lebih sedikit dibandingkan dengan DNA sel eukariotik sekitar 1:1.000 dari DNA sel eukariotik. DNA kromosom dapat di bereplikasi pada saat menjelang pembelahan sel.
            DNA nonkromosom (plasmid) memliki bentuk melingkar (sirkuler) dengan ukuran yang memiliki jauh lebih kecil dibandingkan DNA kromosom. Umunnya, bakteri tetap dapat hidup walaupun plasmidnya dikeluarkan dari sel. Hal ini dimanfaatkan dalam teknologi rekaya genetika. Plasmid digunakan sebagai vektor atau pembawa suatu gen tertentu yang ingin didisipkan. Plasmid dapat bereplikasi tanpa kontrol dari DNA kromosom, serta memiliki kemudahan dalam ditransfer ke sel bakteri lainnya pada saat terjadi konjugasi.
Fungsi DNA 
  • Materi genetik yang sebagian besar menentukan sifat-sifat metabolisme bakteri (DNA Kromosom)
  • Menentukan sifat patogen, sifat fertilitas (kemampuan bereproduksi secara seksual), dan sifat ketebalan terhadap suatu antibiotik (DNA nonkromosom
8. Granula dan Vakuola Gas 
            Umumnya bakteri memiliki granula-granula yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan atau senyawa-senyawa lain yang dihasilkannya, misalnya Thiospirillum yang menghasilkan butir-butir belerang. Pada vakuola gas yang anya terdapat pada bakteri-bakteri fotosintetik yang hidup dengan menampung air. Vakuola gas tersbut memungkinkan bakteri mengapung di permukaan air, sehingga dapat sinar matahari yang digunakan untuk fotosintesis.

9. Klorosom 
            Klorosom adalah suatu struktur lipatan yang ada dibawah membran plasma yang berisi klorofil dan pigmen fotosintetik lainnya. Fungi Klorosom adalah untuk menfotosintesis yang hanya terdapat pada bakteri fotosintetik. misalnya Chlorobium 

10. Flagela 
            Flagela adalah bulu cambuk yang tersusun dari senyawa protein yang terdapat pada dinding sel, dan berfungsi sebagai alat gerak. Flagela bakteri tidak terbungkus oleh perluasan membran plasma yang berbentuk batang (basil), koma (vibrio), dan juga spiral. Ada sekitar separuh dari seluruh bakteri yang dapat bergerak secara terarah yang menuju atau menjauhi ransang. Gerak tersebut disebut gerak taksis. Contohnya bakteri dari familia Chlorobacteriaceae yang akan melakukan gerak fototaksis positif atau menuju ke arah cahaya matahari untuk berfotosintesis. Bakteri memiliki jumlah flagela yang memiliki letak berbeda-beda. Berikut pengelompokan bakteri berdasarkan dari jumlah dan letak flagelanya.
  • Atrik, adalah bakteri yang tidak mempunyai flagela
  • Monotrik, adalah bakteri yang hanya mempunyai satu flagela
  • Lofotrik, adalah bakteri yang mempunyai banyak flagela pada salah satu sisi sel 
  • Amfitrik, adalah bakteri yang mempunyai flagela pada kedua ujung sel 
  • Peritrik, adalah bakteri dengan flagela yang tersebar di seluruh permukaan dinding sel. 

  • 11. Pilus atau Fimbria
            Pilus (Latin, pili = rambut) atau fimbria (fimbria = daerah pinggir) adalah struktur seperti flagela tetapi berupa rambut-rambut yang memiliki diamater lebih kecil, pendek, dan kaku, dengan terdapat di sekitar dinding sel. Fungsi pilus atau Fimbria adalah sebagai berikut..

  • Membantu bakteri yang menempel pada suatu medium tempat hidupnya
  • Melekatkan diri dengan sel bakteri lainnya, sehingga dapat terjadi transfer DNA pada saat terjadinya konjugasi. Pilus untuk konjugasi disebut dengan pilus seks. 

Sabtu, 28 Juni 2014

piagam

اَْلحَمْدُ الله ي
سَيَا ضَنْ طُمَنْاأ  سَيَا ضابط بجم برنغرجا 




Selasa, 03 Desember 2013

KEDATANGAN ARTIS ACEH DI PESANTREN BAITUL ARQAM

          Kedatangan artis aceh di pesantren baitul arqam, sibreh, aceh besar. pemain film Eumpang Breuh, yusniar (Nur Hasidah), mando (sulaiman), joni (Abdul hadi), dan haji umar (Sudirman). 07-09-2013, Sabtu, Kedatangan meraka untuk syuting sebuah film yang berjudul Baitul Mal Aceh.
            Pemain-pemainnya adalah Yusniar, dan Teungku Haji Umar, Yusniar menjadi salah satu pekerja di kantor baitul mal aceh. yusniar berkata saat syuting “Berapa semua anak-anak yang dititipkan oleh baitul mal di pesantren baitul arqam ini,” lalu anak-anak baitul mal menunjuk tangannya, haji umar yang menjadi ayahnya yusniar menghitung anak-anak baitul mal, haji umar Berkata kepada salah satu anak baitul mal “man ismuki,’ santri menjawab “ismmi mira santika,”.
setelah syuting selesai. Abdul hadi yang akrab di sapa  Joni memasuki ruang kelas computer, setelah syuting selesai semua pemain Eumpang breuh, foto bersama-sama di depan mushalla baitul arqam dengan santri baitul arqam.
Lalu setelah shalat zuhur selesai kami berbincang-bincang dengan Mando, Joni, dan Haji Umar. Lalu beberapa menit kemudian pemain film eumpang breuh ini makan bersama dibalai di depan kantor. Selesai mereka makan siang, pemain eumpang breuh ini meninggalkan pesantren baitul arqam.

Pembuat berita: Muhammad luthfi 
my pin bbm : 5a41a4a7
mi ig : muhammadariskhiluthfi

Kamis, 28 November 2013

Belajar menulis cerita
Kata-kata yang saya pakai sebagai berikut :
  • ·         Tas
  • ·         Berkerja
  • ·         Mental
  • ·         Bapak Budi, dan saya kan buat sebuah berita.

   Bapak budi bekerja untuk membeli tas, dan mentalnya yang masih kuat, lalu bapak budi bekerja dengan mentalnya yang kuat. Demi untuk membeli anaknya, kemudian bapak budi membawa pulang tasnya ke rumah.
  Sampailah Bapak budi di rumah. Lalu bapak budi memanggil anaknya yang sedang menonton tv, lalu anak itu bangun dan melihat ayahnya membawa sebuah tas baru, lalu anak itu loncat-loncat sanking senangnya dengan tas baru yang di beli tadi.
Menunggu tamu istimewa
  Pada hari rabu, saat pelajaran jurnalistik kami belajar tentang menulis cerita, lalu Ummi Aini yang mengajarkan kami jurnalistik itu menyuruh kami membuka bloggernya bang Ferhat, lalu saya melihat bloggernya mantap dan keren.
   Lalu ummi aini bilang sama kami semua, kita minggu depan ada kedatangan tamu yang bernama bang Ferhat. Saya menunggunyasudah beberapa hari.

  Lalu waktu hari rabu datanglah bang ferhat yang saya tunggu-tunggu itu. 

Rabu, 26 Juni 2013

Bulan Ramadhan Bulan Keberkahan Ilahi


Bulan Ramadhan adalah bulan mulia dan agung. Bulan penuh keberkahan, rahmat dan ampunan. Bulan yang semua amalan akan dilibat-gandakan pahalanya.
Beberapa hari tekakhir bulan Sya’ban sebelum Ramadhan, Nabi saw. berpidato di hadapan para sahabat mengungkap keutamaan dan keistimewaan bulan Allah, bulan tebar rahmat, tebar ampunan dan keberkahan!
Imam Ali Ridha as meriwayatkan dari ayah-ayah suci beliau dari Imam Ali as. dari Nabi saw., bahwa beliau berpidato di hari Jum’at terakhir bulan Sya’ban:
“Wahai sekaian manusia! Sesungguhnya telah menghadap kepada kalian Bulan Allah –Ta’ala- dengan membawa keberkahan, rahmat dan ampunan. Sebuah bulan, di sisi Allah lebih utama dari bulan-bulan lain, hari-harinya paling utamanya hari, malam-malanya paling utamanya malam, dan saat-saatnya paling utamanya saat. Dia adalah bulan di dalamnya kalian diundang menuju jamuan Allah dan kalian di dalamnya dijadikan penerima kemuliaan Allah. Napas-napas kalian dihitung sebagai tasbîh. Tidur kalian ibadah. Amal kalian diterima dan doa kalian diijabahkan. Maka mintalah dari Allah Tuhan kalian dengan niat yang jujur dan hati yang suci agar Allah memberi kalian taufiq untuk berpuasa dan membaca Al Qur’an. Karena sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang tercegah dari ampunan Allah dalam bulan agung ini… “
Demikian diriwayat Al Hurr al ‘Âmili dalam wasâil asy Syî’ah,7/227.

Renungan!
  Ramadhan adalah Bulan Keberkahan
Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Berkah seperti didefenisikan adalah kebaikan dan manfaat yang berlimpah. Makna tersebut dapat dilihat pada firman Allah: “dan Allah menjadikanku diberkahi di manapaun aku berada.” Yang dimaksud dengan “diberkahi” yang banyak memberi manfaat.
Al Qur’an juga disifati dengan yang diberkati, karena membacanya akan mendatangkan keberkahan dan kebaikan dunia akhirat. Sebagaimana mengamalkannya juga akan membawa kebahagiaan dunia akhirat!
Bulan Ramadhan adalah bulan berkah karena keberkahan turun dari langit untuk penghuni bumi sejak awal bulan hingga akhir. Manfaatnya meliputi segala sesuatu. Kaum fakir miskin mendapat banyak santunan. Kerabat bertemu di bawah naungan kemurahan. Kaum dewasa menghormati kaula muda. Para pelaksana puasa berada di dalam kedamaian.
Keberkahan itu adalah kebaikan iilahi. Keberkahan bulan Ramadhan terasa di sepanjang saatnya.. malam-malam dsan siang-siangnya.
Turunnya Al Qur’an Adalah Bagian Inti keberkahan Bulan Ramadhan
Dan di antara keberkahan tak terhingga bulan Ramadhan adalah diturunkannya kitab suci terkahri dan sekaligus kitab ilahi teragung… pedoman hidup yang akan menghantarkan kepada kedamaian, kebahagian dan kemajuan umat manusia
Semoga Allah meliputi kita dengan keberkahan-Nya! Amin.



NASEHAT UNTUK KAUM MUSLIMIN MENYAMBUT BULAN RAMADHAN

Sesungguhnya aku menasehatkan kepada saudaraku-saudaraku kaum muslimin di mana pun berada terkait dengan masuknya bulan Ramadhan yang penuh barakah tahun 1413 H ini [1] dengan taqwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla, berlomba-lomba dalam seluruh bentuk kebaikan, saling menasehati dengan al haq, dan bersabar atasnya, at-ta’awun (saling membantu) di atas kebaikan dan taqwa, serta waspada dari semua perkara yang diharamkan Allah dan dari segala bentuk kemaksiatan di manapun berada. Terlebih lagi pada bulan Ramadhan yang mulia ini, karena ia adalah bulan yang agung. Amalan-amalan shalih pada bulan itu dilipatgandakan (pahalanya), dosa dan kesalahan akan terampuni bagi siapa saja yang berpuasa dan mendirikannya (dengan amalan-amalan kebajikan) dengan penuh keimanan dan rasa harap (akan keutamaan dari-Nya), berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.
“Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan rasa harap, maka akan diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Al Bukhari 2014 dan Muslim 760).
Dan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam
إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ، وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِيْنُ.
Jika telah masuk bulan Ramadhan, pintu-pintu Al Jannah akan dibuka, pintu-pintu Jahannam akan ditutup, dan para syaitan akan dibelenggu. (HR. Al Bukhari 1899 dan Muslim 1079)
Dan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam :
الصِّيَامُ جُنَّةٌ ، فَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَجْهَلْ ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ : إِنِّيْ صَائِمٌ.
Puasa itu adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa, maka janganlah mengucapkan ucapan kotor, dan jangan pula bertindak bodoh, jika ada seseorang yang mencelanya atau mengganggunya, hendaklah mengucapkan: sesungguhnya aku sedang berpuasa. (HR. Al Bukhari 1904)
Dan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam
يَقُوْلُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ، الْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، إِلاَّ الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِيْ وَأَنَا أَجْزِيْ بِهِ، تَرَكَ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ وَشَرَابَهُ مِنْ أَجْلِيْ، لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ، فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ، وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ، وَلَخُلُوْفُ فَمِ الصَّائِمِ عِنْدَ اللهِ أَطْيَبُ مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: Semua amalan anak Adam untuknya, setiap satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipatnya, kecuali puasa, sesungguhnya ia untuk-Ku, Aku yang akan membalasnya. Karena seorang yang berpuasa telah meninggalkan syahwat, makan, dan minumnya karena Aku. Bagi seorang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan: gembira ketika berbuka, dan gembira ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut seorang yang berpuasa itu di sisi Allah lebih wangi daripada minyak wangi misk. (HR. Al Bukhari 1904 dan Muslim 1151)
Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan kabar gembira kepada para shahabatnya dengan masuknya bulan Ramadhan. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda kepada mereka:
أتاكم شهر رمضان شهر بركة، ينزل الله فيه الرحمة، ويحط الخطايا، ويستجيب الدعاء، ويباهي الله بكم ملائكته ، فأروا الله من أنفسكم خيرا ؛ فإن الشقي من حرم فيه رحمة الله
Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh barakah. Allah menurunkan padanya rahmah, menghapus kesalahan-kesalahan, mengabulkan do’a, dan Allah membanggakan kalian di hadapan para malaikat-Nya, maka perlihatkanlah kepada Allah kebaikan dari diri-diri kalian, sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang diharamkan padanya rahmat Allah. (Dalam Majma’ Az-Zawa`id Al-Haitsami menyebutkan bahwa hadits ini diriwayatkan oleh Ath-Thabarani dalam Al-Kabir)
Dan beliau ‘Alaihish Shalatu Wassalam bersabda:
من لم يدع قول الزور والعمل به والجهل ، فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه
Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan yang haram dan mengamalkannya, ataupun bertindak bodoh, maka Allah tidak butuh dengan upaya dia dalam meninggalkan makan dan minumnya. (HR Al Bukhari dalam Shahihnya).
Hadits-hadits tentang keutamaan bulan Ramadhan dan dorongan untuk memperbanyak amalan di dalamnya sangatlah banyak.
Maka aku juga mewasiatkan kepada saudara-saudaraku kaum muslimin untuk istiqmah pada siang dan malam-malam bulan Ramadhan dan berlomba-lomba dalam segala bentuk amalan kebaikan, di antaranya adalah memperbanyak qira’ah (membaca) Al Qur’anul Karim disertai dengan tadabbur (upaya mengkajinya) dan ta’aqqul (upaya memahaminya), memperbanyak tasbih, tahmid, tahlil, takbir, dan istighfar, serta memohon kepada Allah Al Jannah, berlindung kepada-Nya dari An Nar, dan do’a-do’a kebaikan yang lainnya.
Sebagaimana aku wasiatkan juga kepada saudara-saudaraku untuk memperbanyak shadaqah, membantu para fakir miskin, peduli untuk mengeluarkan zakat dan menyalurkannya kepada yang berhak menerimanya, disertai juga dengan kepedulian untuk berdakwah ke jalan Allah subhanahu, memberikan pengajaran kepada orang jahil, dan melakukan amar ma’ruf nahi mungkar dengan cara yang lembut, hikmah, dan metode yang baik, disertai juga dengan sikap hati-hati dari segala bentuk kejelekan, dan senantiasa bertaubat dan istiqmah di atas al-haq dalam rangka mengamalkan firman-Nya subhanahu:
وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (An Nur: 31)
Dan firman-Nya ‘Azza wa Jalla :
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ . أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: Rabb kami adalah Allah, kemudian mereka tetap istioqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada pula berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni Al Jannah, mereka kekal di dalamnya, sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan. (Al Ahqaf: 13-14)


Blogger Wordpress Gadgets